Monday, March 23, 2009

Uji Beda Nyata Jujur (BNJ)

Oke, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan uji Beda Nyata Jujur atau sering disebut uji BNJ. Uji BNJ sebenarnya sangat simpel. Untuk menggunakan uji ini, atribut yang kita perlukan adalah 1) data rata-rata perlakuan, 2) taraf nyata, 3) jumlah perlakuan, 4) derajad bebas (db) galat, dan 5) tabel Tukey untuk menentukan nilai kritis uji perbandingan.

Perlu anda ketahui bahwa uji BNJ ini dilakukan hanya apabila hasil analisis ragam minimal berpengaruh nyata. Tapi bagaimana kalau hasil analisis ragam tidak berpengaruh nyata apakah bisa dilanjutkan dengan uji BNJ? Jawabnya bisa. Tapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah perlu menguji perbedaan pengaruh perlakuan jika ternyata perlakuan yang dicobakan sudah tidak memberikan pengaruh yang nyata? Bukankah apabila perlakuan tidak berpengaruh berarti perlakuan t1 = t2 = t3 = tn, yang berarti pengaruh perlakuannya sama. Jadi sebenarnya pengujian rata-rata perlakuan pada perlakuan-perlakuan yang tidak berpengaruh nyata tidak banyak memberikan manfaat apa-apa.

Oke, sebagai contoh saya ambil data berikut ini yang merupakan data hasil pengamatan pengaruh pemupukan P terhadap bobot polong isi (gram) kedelai varitas Slamet. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak kelompok dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan P terhadap bobot polong isi kedelai. Data hasil pengamatan adalah sebagai berikut :



Hasil analisis ragam (anova) dari data di atas adalah berikut ini :


Selengkapnya silahkan DOWNLOAD DI SINI

50 comments:

  1. terimakasih banyak bang atas posting artikelnya, aku lagi penelitian di bidang pertanian (S1) pake F2F dalam RAK dan pake uji lanjut BNJ...penting dan mudah dipahami

    dari
    Mahasiswa Budidaya Pertanian UNHAS

    ReplyDelete
  2. terima kasih atas materi rancobnya sangat bermanfaat bagi saya yang belajar di bidang pertanian. semoga kebaikan saudara mendapat balasan dari Allos SWT.

    ReplyDelete
  3. terima kasih atas info dah contoh2 studi kasusnya
    sangat banyak membantu dalam penelitian saya...
    Karintus, Prodi Agronomi Universitas Sebelas Maret Solo.

    ReplyDelete
  4. ALhamduLiLah,..saya jadi Ngerti,.terima kasih banyak atas infony,..By. uLi mahasiswa Biologi UNSRI

    ReplyDelete
  5. To All: thanks atas kunjungannya di blog saya yg sederhana ini. Semoga bermanfaat ya.

    ReplyDelete
  6. mau tanya kalau cari Qa dengan rumus excel bagaimana ya?

    ReplyDelete
  7. To Anonim:
    Mencari nilai q dengan rumus ecxell sepanjang yang saya tahu ngga bisa.

    ReplyDelete
  8. Thanks ilmunya dan mohon izin untuk download. Tapi saya belum mengerti kapan uji BNJ dipakai ? Apa syarat yang harus dipenuhi ? seperti nilai KKnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepanjang yang saya ketahui, nilai KK tidak menentukan uji apa yang akan kita lakukan, mungkin saya belum menemukan referensi yang berkaitan dengan hal ini.
      Sehubungan dengan kapan uji BNJ dipakai biasanya jika perlakuan yg dicoba itu tidak terlalu banyak, karna semakin banyak perlakuan yg dibandingkan maka semakin kurang ketelitian hasil pengujiannya. kalau pengalaman saya, saya menggunakan uji BNJ itu tidak lebih dari 6 - 7 perlakuan.

      Delete
    2. Hanafiah (1994), terdapat beberapa dasar dalam menentukan uji lanjut, yaitu:
      1. Jika KK (Koefisien Keragaman) 10 – >20%, uji lanjut yang digunakan sebaiknya uji Duncan’s (DMRT).
      2. Jika KK (Koefisien Keragaman) 5 – 10%, uji lanjut yang digunakan sebaiknya Uji Beda Nyata Terkecil (BNT).
      3. Jika KK (Koefisien Keragaman) < 5% uji lanjut yang digunakan sebaiknya Uji Beda Nyata Jujur (BNJ).

      Delete
  9. aduh pa kusud + bingung...?? lo bisa dibikan rumusnya lewat Exsel aja..

    ReplyDelete
  10. kutipan bapak "perlu anda ketahui bahwa uji BNJ ini dilakukan hanya apabila hasil analisis ragam berpengaruh nyata. tapi bagaimana kalau hasil analisis ragam tidak berpengaruh nyata apakah bisa dilanjutkan dengan uji BNJ? jawabannya bisa. tapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah perlu menguji perbedaan pengaruh perlakuan jika ternyata perlakuan yang dicobakan sudah tidak memberikan pengaruh nyata?"

    nah pak, saya baru mendapatkan soal mengenai ANAVA semalam, diperoleh hipotesis nol diterima yang berarti rata-rata dari seluruh perlakuan adalah sama. namun, ketika saya menggunakan UJI LSD, TERNYATA terdapat sepasang rata-rata yang BERBEDA secara signifikan. jadi menurut saya, perlu juga menggunakan LSD / BNJ untuk benar2 memastikan ada tidaknya perbedaan antar perlakuan . . . gimana menurut bapak? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut logikanya jika perlakuan yg dicoba itu sudah tidak berpengaruh nyata berarti semua perlakuan itu sama pengaruhnya, maka dalam hal ini apapun hasilnya ketika kita tetap mengujinya dengan uji beda nyata, itu tidak bisa dijadikan sebagai rekomendasi misalnya menentukan perlakuan yg terbaik. Yang kita pegang adalah pengaruh perlakuannya dulu, berpengaruh nyatakah atau tidakkah.

      Delete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. mau komentar saja Pak, untuk notasi:
    BNJ 5% = 11,07 sehingga didapat range:
    a = 17,33 - 28,38
    b = 26 - 37,06 dan
    c = 36 - 47,06 sehingga untuk notasi:

    17,33 a
    21 a
    22,67 a
    26 ab
    30,67 b
    36 bc
    41 c

    benar apa tidak ya Pak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut perhitungan saya:
      BNJ 5% = 11,07
      range untuk a adalah perlakuan 17,33 - 26
      range untuk b adalah perlakuan 21 - 30,67
      range untuk c adalah perlakuan 26 - 36
      range untuk d adalah perlakuan 36 - 41

      hingga susunan perlakuannya menjadi:
      17,33a
      21ab
      22,67ab
      26abc
      30,67bcd
      36cd
      41d

      Untuk prosedur perhitungannya ikuti cara yg saya runutkan di artikel ini.

      Delete
  13. bagaimana membahas hasil anaslisis yang tidak berbeda nyata dalam penulisan skripsi..?

    ReplyDelete
  14. lalu bagaimana dengan cara membahas hasil analisis yang tidak berbeda nyata dalam penulisan skripsi..
    terima kasih sebelumnya...
    Assalammualaikum...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dikembalikan ke referensi yg ada, mengapa itu tidak berbeda nyata. Dan itu tugas anda untuk menjawabnya.

      Delete
  15. Bang bis bantu saya ngak???

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. gmana cara mendapat nilainya jika tidak ada di tabel nilai v nya,, 45 v dan p nya4???

    ReplyDelete
  18. Replies
    1. q itu nilai Tuqey yang bisa dilihat di tabel Tuqey untuk uji beda nilai jujur.

      Delete
  19. mau nanya PAK..uji lanjutkan banyak sperti BNT,DMRT,DLL apa alasanya kalau kita ditanya knapa kamu menggunakan uji BNT? pdhal uji yang lainya kan masih ada? apa jawabnya pak? mahasiswa UIN SUSKA RIAU,PEKANBARU

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menggunakan BNT apabila perlakuan yang kita uji relatif sedikit, paling banyak 5 perlakuan. Karna uji BNT akan berkurang ketelitiannya seiring dengan bertambahnya jumlah perlakuan yang akan diuji. Kalau ingin menguji perlakuan dalam jumlah yang banyak (> 5) gunakan DMRT, karna DMRT tidak begitu terpengaruh ketelitiannya seiring dengan pertambahan jumlah perlakuan. Namun saya selalu menyarankan kepada mahasiswa saya ujilah dengan DMRT berapun jumlah perlakuannya.
      Semoga bisa difahami.

      Delete
  20. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  21. Mengapa hasil anova menunjukkan beda nyata setelah diuji lanjut pakai BNT tdk beda nyata?dan uji apa yg harus dilakukan supaya ada pebedaan nyata sesuai dengan anova.mohon pencerahan?terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada berberapa kemungkinan yang terjadi mengapa bisa demikian. Yaitu:
      1) Data asli tidak homogen, dan langsung saja di analisis tanpa terlebih dahulu memeriksa kehomogenan datanya. Data yg tidak homogen jika langsung dianalisis akan berdampak kepada tingkat nyata dari pengujian analisis ragam. Boleh jadi yang tadinya datanya yg tidak homogen itu anovanya berpengaruh nyata ternyata setelah asumsi kehomogenannya terpenuhi justru tidak berpengaruh nyata. atau juga bisa sebaliknya. Untuk itu perlu diantisipasi dengan cara menguji terlebih dahulu data asli untuk asumsi kehomogenan ragam datanya. (Lihat di artikel di web ini tentang Asumsi-asumsi dalam analisis ragam).
      1) Jika dengan BNT tidak nyata, coba ganti dengan uji DMRT, karena uji DMRT lebih teliti dari BNT.

      Delete
  22. Mantab blog nya.. cukup mencerahkan kepala yg mumet!
    Terima kasih
    FAPERTA UNTAN KALBAR

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

      Delete
  23. selamat malam pak, saya sekarang sedang melakukan uji BNJ
    tetapi saya bingung menggunakan yang 5 % atau yang 1%

    bisakah bapak menjelaskan kapan harus menggunakan tabel 1% dan kapan tabel 5%? mohon dibalas dengan cepat pak, karena saya sedang dikejar oleh waktu deadline di hari kamis ini,

    terima kasih pak, mohon maaf sebelumnya karena telah merepotkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan kita menggunakan 5% kapan kita menggunakan 1% itu tergantung pilihan kita, Ketika kita menggunakan 5% berarti akan lebih banyak perlakuan yang dominan yang akan dimunculkan karena tingkat kepercayaannya dikurangi menjadi 95%. Artinya ketika kita misalnya menguji 6 perlakuan, maka akan lebih banyak perlakuan yang akan ditonjolkan misalnya 3 perlakuan. Sedangkan ketika menggunakan 1% berarti kita akan meningkatkan nilai kepercayaan kita menjadi 99%. Konsekuensinya akan menjadi sedikit nanti perlakuan yang akan ditonjolkan. Misalnya dari 6 perlakuan mungkin hanya 1 atau 2 perlakuan saja yang nampak dominan.
      Semoga bisa difahami.

      Delete
  24. numpang lewat
    numpah nyampah
    pusing

    ReplyDelete
  25. pak, kenapa db galat di contoh itu 12? bukannya 14?
    rumus db galat = N - k --> N= 21 , k=7
    db galat= 14

    ReplyDelete
  26. terima kasih banyak.. sangat membantu

    ReplyDelete
  27. makasih banyak ommm....atas materinya

    ReplyDelete
  28. makasih banyak..sangat membantu

    ReplyDelete
  29. kalau untuk pemberian huruf pada anova taraf 5% gimana pak??

    ReplyDelete

Terima kasih atas minat anda untuk membaca posting saya, silahkan beri komentar pada posting ini.