Saturday, April 18, 2009

Data Hilang dalam RBSL

Oke, kali ini saya akan menjelaskan tentang data hilang di dalam rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL). Ada beberapa hal yang menyebabkan hilangnya data dari suatu percobaan, yaitu :
1) Perlakuan yang tidak tepat
Perlakuan yang tidak tepat bisa disebabkan karena pemberian yang salah kadarnya, pengukuran tidak sah, waktu pemberian yang tidak tepat, datanya dapat diperlakukan sebagai data hilang hilang. Tetapi ada pengecualian yaitu apabila perlakuan tidak tepat terjadi disemua ulangan pada suatu perlakuan. Dalam hal ini apabila si peneliti mempertahankan perlakuan yang berubah tersebut, semua pengukuran dapat dinyatakan sah apabila perlakuan dan tujuan perobaan disesuaikan.

2) Kerusakan tanaman percobaan yang diakibatkan oleh selain perlakuan.
Kerusakan tanaman percobaan yang diakibatkan oleh selain perlakuan misalnya dicuri atau dimakan ternak, maka data percobaan dianggap hilang. Tetapi ada pengecualian yaitu pada tanaman yang tidak diberi perlakuan (kontrol) pada percobaan insektisida rusak secara keseluruhan oleh serangga yang dalam pengawasan yang merupakan akibat logis dari perlakuan sehingga data petakan tersebut hasilnya nol, maka data seperti ini tidak diperlakukan sebagai data hilang.

3) Data Panenan yang hilang.
Misalnya data kandungan protein diambil di setiap petak dan diolah di laboratorium sebelum data yang diperlukan dicatat. Apabila ada beberapa bagian contoh yang hilang di antara waktu panen dan saat pencatatan data sebenarnya karena tidak ada kemungkinan pengukuran data pada bagian contoh yang sama, sebaiknya dinyatakan sebagai data yang hilang.
4) Data tidak logis.
Apabila nilainya terlalu ekstrim (berlebihan) untuk dinyatakan di dalam batas wajar materi percobaan oleh karena disebabkan salah dalam menyalin data misalnya, maka data tersebut dapat dinyatakan hilang.

Oke, sebagai contoh dalam memahami bagaimana membangkitkan data yang hilang dalam RBSL ini, saya gunakan data pengamatan berikut ini :


Prosedur perhitungannya adalah sebagai berikut :
1) Menduga nilai pengamatan yang hilang :


2) Menghitung faktor koreksi untuk bias (B) :


3) Masukkan nilai Y = 1,567 ke dalam tabel pengamatan dan lakukan analisis ragam dengan masing-masing db Total dan db Galat dikurangi 1, dan kurangi JK Perlakuan dan JK Total dengan nilai bias = 0,02.


Dan hasil analisis ragamnya adalah sebagai berikut :


Selesai, semoga bermanfaat.

1 comment:

Terima kasih atas minat anda untuk membaca posting saya, silahkan beri komentar pada posting ini.