Sunday, April 12, 2009

Uji Kehomogenan Ragam Bartlett

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan uji Kehomogenan Ragam Bartlett atau sering disebut uji Bartlett. Uji Bartlett ini digunakan untuk memeriksa apakah data percobaan anda memenuhi asumsi kehomogenan ragam. Uji ini wajib anda lakukan sebelum anda menganalisis ragam data anda.

Uji Barlett digunakan dalam dua cara, yaitu :
a) Uji Bartlett untuk ukuran data yang berulangan sama (jumlah derajad bebas perlakuan sama).
b) Uji Bartlett untuk ukuran data yang berulangan tidak sama (jumlah derajad bebas perlakuan tidak sama).

Hipotesis yang diuji pada uji Bartlett adalah :


Kaidah Keputusan :


Dan Khi Kuadrat hitung untuk percobaan dengan ulangan yang sama :



Khi Kuadrat hitung untuk percobaan dengan ulangan tidak sama :


Oke, sebagai contoh pengujian kehomogenen ragam Baartlett untuk data yang berulangan sama, saya ambil data berikut ini yang merupakan data hasil pengamatan pengaruh pemupukan P terhadap bobot polong isi (gram) kedelai varitas Slamet. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak kelompok dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan P terhadap bobot polong isi kedelai. Data hasil pengamatan adalah sebagai berikut :

Selengkapnya silahkan DOWNLOAD DI SINI

12 comments:

  1. Pak terima Kasih banyak udah jelaskan. dengan smkina berkembangnya teknologi tentunya saya berharap bapak mau menjelaskan olah data dengan excel, dan minitab untuk membantu mahasiswa. olah data. sblumnya saya haturkan terima kasih banyak pak udah bantu saya

    ReplyDelete
  2. To anonim,
    Kalau uji Bartlett sebenarnya bisa aja dg excel, untuk bikin tutorialnya mungkin saya harus semedi dulu. Kalau dg minitab saya belum coba tuh.

    ReplyDelete
  3. Boleh tolongin saya ga?
    Saya anak statistika undip. Lagi buat laporan ttg uji kesamaan varian : Uji bartlett, Uji levene, Uji F. Tolongin donk... mengenai dasar teorinya... Emaiku Arsyil_keren@telkom.net
    Liat blogku arsyil.blogspot.com

    ReplyDelete
  4. To : Arsyil
    Kalau dasas teorinya sebenarna sama saja yaitu untuk mengetahui perbedaan keragaman, yg membedakan hanya caranya saja. kalau pada uji Bartlett ditujukan utk melihat apakah ragam suatu data homogen atau tidak. Uji F ditujukan utk melihat apakah ragam suatu peubah data ada pengaruhnya terhadap respons suatu peubah. Uji levene ditujukan utk melihat perbedaan antara dua ragam. Dari ketiga uji tersebut sama-sama menggunakan hipotesis yang sama, yaitu apabila H0 di terima, maka berarti ragam homogen. Begitu sebaliknya.

    ReplyDelete
  5. pak gak ngerti,cari khi hitung

    ReplyDelete
  6. boleh bertanya jika nilai s nya nol bagai mana ya karena ln 0 tdk ada terimakasih...

    ReplyDelete
  7. mksh ya pak...terbantu tgs gw..mksh...

    ReplyDelete
  8. hmm.. blognya ngga bisa diklik kanan, tp masih bisa dicopy dengan sangat mudah
    ehehehehehee

    ReplyDelete
  9. Assalamualaikum wr wb
    sebelumnya terimakasih banyak pak telah menjelaskan dg sgt bagus tentang uji bartlett..
    pertanyaan saya apakah uji bartlett yg sdh bapak jelaskan dpt juga digunakan trhdap RAK faktorial dan RAL pak ?
    terimakasih

    ReplyDelete
  10. Pa maaf mau tanya.. teori mengenaiuji levene dari buku apa ya pa ?

    ReplyDelete

Terima kasih atas minat anda untuk membaca posting saya, silahkan beri komentar pada posting ini.