Sunday, April 12, 2009

Uji Ketakaditifan

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan uji Ketakaditifan. Uji Ketakaditifan ini digunakan untuk memeriksa apakah data percobaan anda memenuhi asumsi keaditifan (pengaruh aditif_ atau tidak. Uji ini perlu anda lakukan sebelum anda menganalisis ragam data anda.
Oke, sebagai contoh pengujian terhadap asumsi ketakaditifan ini, saya gunakan data hasil pengamatan berikut ini :


Sebagai langkah pertama anda hitung nilai simpangan perlakuan (di) dan nilai simpangan kelompok (dj).
Berikut ini saya hitung untuk nilai simpangan perlakuan A :

Selengkapnya silahkan DOWNLOAD DI SINI

5 comments:

  1. Slmt pagi,
    Pak, saya sudah membaca posting Bapak ttg asumsi dasar analisis ragam, transformasi data, uji ketakaditifan, n uji bartlet. Pertanyaan saya, mana yg harus saya lakukan terlebih dulu, uji utk mengetahui data memenuhi asumsi kehomogenan ragam atau uji utk mengetahui data memenuhi asumsi pengaruh aditif? Uji Bartlet dulu atau uji ketakaditifan dulu? krn saya masih bingung kpn data saya ditransformasi dg trans log atau trans akar.
    Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
  2. To Anonim:
    Terserah saja, mau uji Ketakaditifan dulu atau uji kehomogenan ragam dulu, ga ada masalah.

    ReplyDelete
  3. selamat pagi pak
    mau nanya cara uji ketakaditifan untuk rancangan acak lengkap bagaimana ya pak ?
    yang di atas kan untuk rancangan acak kelompok pak
    terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
  4. Selamat malam pak,
    Saya mau bertanya, kalo nilai FHitung bernilai negatif, apakah masih tergolong data aditif?
    terimkasih sebelumnya :)

    ReplyDelete

Terima kasih atas minat anda untuk membaca posting saya, silahkan beri komentar pada posting ini.