Friday, May 29, 2009

Analisis Regresi dan Korelasi dalam Perancangan Percobaan

under construction

18 comments:

  1. suadah lama saya menunggu PAK akhirnya bapak bahas juga .ok pak terima kasih banyak bapak mau bahas tentang regreesi korelasi.sekarang mulai byak penelitian pertanian yang menggunakan uji lanjut regresi korelasi . tolong diteeerusin pak tulisan bapak sangat bermanfaat bagi mahasiswa faperta
    terma kasih banyak
    wass.wr.wb

    ReplyDelete
  2. To Anonim,
    Sorry ya kelamaan nunggu, soalnya saya harus melakukan beberapa kali cek dan ricek mengenai artikel ini. Semua perhitungan pada artikel ini menggunakan microsoft excel. Jadi kalau anda menggunakan kalkulator mungkin berbeda pada desimalnya.
    oke.

    ReplyDelete
  3. askm teruskan lanjutkan forum bapak ini bermanfaat bagi kami, terutama maslah statistik, di web lain ada yang bahas statistik tapi sayang bukan untuk anak pertanian , sekali lagi , mohon dan tolng ya pak , lanjutkan semua hal2 yang berhubungan dengan statistik ,Pak terima kasih banyak

    Best regards

    ReplyDelete
  4. bapak numpang bertanya
    ketika ANOVA tidak menunjukkan beda nyata, grafik hubungan antar perlakuan dan pertumbuhan (seumpama) tetap bisa ditunjukkan apa tidak?
    terutama menggunakan metode polinomial
    mohon penjelasannya
    terimakasih sebelumnya

    arief
    mail:biggybig@plasa.com

    ReplyDelete
  5. to Arief :
    Apabila anova tidak berpengaruh nyata, grafik hub. perlakuan dan pengaruhnya bisa saja di tampilkan, tapi hanya sebgai informasi tambahan saja. Tetapi biasanya kalau anova tidak berpengaruh nyata, penggunaan polinomial sdh tidak memberi manfaat apa-apa lagi, karena sdh tidak nyata.

    ReplyDelete
  6. terimakasih pak atas bantuannya.....
    arief

    ReplyDelete
  7. pak kalo f hitung pada anova tidak berpengaruh nyata apakah harus dilanjutkan dengan analisis regresi. apakah boleh tetap dilanjutkan regresi hanya sekedar untuk melihat hbngan keeratan antara variebl bebas dan tak bebas dan selain itu juga untuk melihat trend nya apakah naik atau turun !!!!!! ? tolong pak dijelaskan ?!!!!

    ReplyDelete
  8. Terima kasih atas penulisab artikelnya.
    Yang akan datang mungkin perlu ditambahkan dengan analisis menggunakan program komputer seperti minitab, SAS dan yang lainya.

    Anas
    Lombok NTB

    ReplyDelete
  9. pak saya menggunakan anova RAL. uji lanjutnya BNJ dan dilanjutkaan dengan regresi . ada 5 variabel pengamatan yang satu berpengaruh nyata jika dilihat dari anova RAL , dan sisanya 4 variabel berpengaruh tidak nyata pada anova RAL . pertanyaanya apakah yang tak pengaruh nyata tetap dilanjutkan dengan regresi . mhon pencerahanya ????!!!!

    ReplyDelete
  10. To Anonim:
    Kalau dari hasil anova tidak nyata, itu berarti kita menerima hipotesis nol dan menolak H1, artinya semua perlakuan tidak ada perbedaan (tdk berpengaruh nyata) terhadap peubah yg diteliti. Kalau demikian kita tidak perlu lg melakukan uji lanjutan, apakah uji rata2 atau regresi. Uji bnj digunakan apabila anova nyata, artinya kita harus melihat perlakuan mana saja yng lebih menonjol pengaruhnya diantara perlakuan lainnya. Tp jika anova tdk nyata, otomatis tidak ada pengaruh perlakuan yg menonjol karena pengaruhnya sama. Begitu juga dgn regresi. Anova yg tdk nyata, berarti informasi tentang pengaruh perlakuan sdh final, tdk perlu lg melakukan uji lanjutan.

    ReplyDelete
  11. mhn maaf Pak, caraa baca garfik regresi gimana ya Pak, atau hanya dengan lihat koefisien determinasi. ex, koefisien determinasi 0,8303. maka keeratan hubungan antara sumbu x dengan sumbu y (r) 91,12, hubungan ini sangat erat. apakah seperti itu cara baca grafik regresi ?. atau Bapak bisa lebih jelaskan lebih lanjut bagaimana ?

    sebelumnya thaanks be4

    ReplyDelete
  12. To: Anonim
    Cara membaca grafik itu kita lihat dulu bentuk kurvanya. Pada kasus di artikel ini kurvanya kan kuadratik. Hal ini berarti ada dosis yang maksimum dalam memberikan hasil. Kalau koef. Determinasi itu adalah untuk memberikan gambaran bahwa sejauh mana hubungan keeratan antara perlakuan dengan hasil. Jika nilainya mendekati 100% berarti hubungannya semakin erat, begitu sebaliknya.

    ReplyDelete
  13. pak, mw tnya. saya pake RAL FAKTORIAL. 2 faktor dsn ada 12 kombinasi perlakuan, yg saya tnyakan adalh bgmn dg daftar koefisin polinomial ortogonalnya (linier,kuadratik dst.)yg smp 12? cz saya cri2 bm mnmukn dftr tabelx hingga 12. mohon bantuannya. terima kasih.

    ReplyDelete
  14. To: Lie.
    Yang dipolinomialkan bukan kombinasinya Lie, tapi masing-masing faktor tunggalnya.

    ReplyDelete
  15. pak saya mau konsultasi langsung bisa ngga?
    terimakasih pak

    ReplyDelete
  16. saya ingin bertanya.sbnrnya apa perbedaan ANOVA dan regresi?Dan untuk mengetahui pengaruh 4 variabel independen terhadap 1 variabel dependen apakah bisa menggunakan ANOVA?

    ReplyDelete
  17. To Anonim:
    Kalau Anova itu fungsinya utk melihat apakah perkaluan yg kita aplikasikan itu berpengaruh atau tidak. Sedangka Regresi itu fungsinya untuk melihat bagaimana gambaran respons pengaruh dari perlakuan yg kita berikan, artinya apakah pengaruhnya linear, kuadratik, kubik, dll.

    ReplyDelete
  18. pak saya sedang skripsi regresi isotonik untuk menentukan nilai ambang, tetapi saya ada permasalahan dengan data.
    kira2 punya ide atau usul g pak. tentang data yang bisa dicari nilai ambangnya..
    thank

    ReplyDelete

Terima kasih atas minat anda untuk membaca posting saya, silahkan beri komentar pada posting ini.